WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Batu Salurkan Beasiswa Pendidikan untuk 32 Siswa SMP/MTs dan SMA/SMK/MA

BAZNAS Kota Batu Salurkan Beasiswa Pendidikan untuk 32 Siswa SMP/MTs dan SMA/SMK/MA

Kota Batu – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi siswa dari keluarga yang membutuhkan melalui program Beasiswa Pendidikan Tahun 2026. Pada kegiatan penyaluran kali ini, BAZNAS Kota Batu menyalurkan bantuan beasiswa kepada 32 siswa dan siswi jenjang SMP/MTs serta SMA/SMK/MA yang berasal dari tujuh lembaga pendidikan di Kota Batu.

Ketua BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa program beasiswa ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat untuk membantu meningkatkan akses pendidikan bagi para pelajar yang berprestasi maupun yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Adapun besaran bantuan yang diberikan sebesar Rp750.000 per siswa untuk jenjang SMP/MTs dan Rp1.000.000 per siswa untuk jenjang SMA/SMK/MA. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan siswa, seperti pembelian perlengkapan sekolah, buku, maupun kebutuhan penunjang pembelajaran lainnya.

Sebanyak 32 penerima manfaat berasal dari tujuh sekolah yang telah mengajukan usulan beasiswa kepada BAZNAS Kota Batu, yaitu:

  1. SMA Islam (SMAI) Batu

  2. SMA Hasyim Asy’ari

  3. MA Ma’arif

  4. SMK Ma’arif

  5. SMP Raden Fatah

  6. SMP Ma’arif

  7. SMP Hasyim Asy’ari

Proses penyaluran dilaksanakan dengan metode kunjungan langsung (turba) ke masing-masing sekolah penerima manfaat. Selain untuk memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan koordinasi antara BAZNAS Kota Batu dengan pihak sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Batu.

BAZNAS Kota Batu berharap bantuan beasiswa ini dapat memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus semangat belajar, meraih prestasi, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing. Ke depan, BAZNAS Kota Batu akan terus berupaya memperluas manfaat program pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

"Melalui program beasiswa ini, kami berharap dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memberikan semangat kepada para siswa untuk terus berprestasi dan menggapai cita-cita mereka," ujar perwakilan BAZNAS Kota Batu.

25/05/2026 | Kontributor: Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Laksanakan Koordinasi dan Pengarahan Terkait Pencairan Beasiswa Siswa SMP/MTs dan SMA/SMK/MA

BAZNAS Kota Batu Laksanakan Koordinasi dan Pengarahan Terkait Pencairan Beasiswa Siswa SMP/MTs dan SMA/SMK/MA

BAZNAS Kota Batu melaksanakan kegiatan koordinasi dan pengarahan terkait pencairan bantuan beasiswa bagi siswa tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA bersama para kepala sekolah dan bendahara sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Batu sebagai bentuk persiapan teknis penyaluran bantuan pendidikan kepada para penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Batu memberikan arahan mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta teknis pelaksanaan penyaluran beasiswa agar proses distribusi bantuan dapat berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketua dan jajaran BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa program beasiswa ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membantu meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa yang membutuhkan di wilayah Kota Batu.

Rencananya, kegiatan penyaluran beasiswa akan dilaksanakan pada hari Senin mendatang dengan sistem turun langsung ke sekolah-sekolah (turba) yang telah mengajukan bantuan beasiswa bagi siswanya. Melalui metode tersebut, diharapkan proses penyaluran dapat berjalan lebih efektif sekaligus mempererat koordinasi antara BAZNAS Kota Batu dengan pihak sekolah.

BAZNAS Kota Batu berharap program bantuan pendidikan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa penerima serta menjadi dukungan dalam meningkatkan semangat belajar dan keberlangsungan pendidikan mereka.

21/05/2026 | Kontributor: Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Terima Zakat Fitrah Dari Masjid Nurul Ilmi POLTEKAD Arhanud Kota Batu Berupa 564 Kg Beras Dan Uang Tunai Sejumlah Rp 11.150.000,00

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu secara resmi menerima penyaluran zakat fitrah yang berasal dari jamaah Masjid Nurul Ilmi Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Kota Batu. Prosesi penyerahan ini berlangsung dengan penuh khidmat pada hari Senin tepatnya tanggal 16 Maret 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ibadah di bulan suci Ramadan. Sinergi antara lembaga pendidikan militer dan institusi pengelola zakat ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjalankan rukun Islam yang sangat mendasar bagi setiap muslim. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kewajiban agama dapat tertunaikan dengan baik melalui jalur yang resmi dan terpercaya secara administratif. Seluruh pihak yang terlibat menyambut positif inisiatif ini karena dapat mempererat hubungan silaturahmi antara civitas akademika Poltekad dengan masyarakat sipil di sekitarnya. Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis di kantor BAZNAS Kota Batu dengan dihadiri oleh perwakilan pengurus masjid serta jajaran pimpinan lembaga zakat tersebut. Melalui aksi nyata ini diharapkan semangat berbagi dapat terus tumbuh subur di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks setiap harinya. Kehadiran program ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali selama bulan penuh berkah.

Zakat fitrah yang dihimpun dan diserahkan dalam kesempatan ini terdiri dari dua bentuk utama yakni komoditas pangan serta sejumlah uang tunai. Secara rinci BAZNAS Kota Batu mencatat penerimaan beras dengan total berat mencapai 564 kilogram yang telah dikemas dengan sangat rapi dan layak. Selain bantuan dalam bentuk beras terdapat juga dana segar sebesar Rp11.150.000 yang terkumpul dari antusiasme para jamaah serta seluruh civitas akademika. Angka tersebut mencerminkan tingginya kesadaran berzakat di lingkungan Masjid Nurul Ilmi Poltekad yang secara konsisten menjaga tradisi berbagi kepada sesama setiap tahun. Kombinasi antara beras dan uang tunai ini memberikan fleksibilitas bagi pengelola dalam mengatur strategi pendistribusian agar lebih efektif tepat sasaran bagi penerima. Setiap butir beras dan rupiah yang terkumpul merupakan manifestasi dari ketulusan hati para muzakki yang ingin membersihkan jiwa di penghujung bulan suci. Dokumentasi serah terima dilakukan secara transparan untuk menjaga akuntabilitas publik serta memastikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga BAZNAS tetap terjaga dengan sangat baik. Pencapaian angka penghimpunan ini juga dipandang sebagai keberhasilan edukasi zakat yang dilakukan secara masif di internal institusi militer yang sangat disiplin tersebut.

Pihak BAZNAS Kota Batu memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepercayaan besar yang telah diberikan oleh keluarga besar Masjid Nurul Ilmi Poltekad. Ucapan terima kasih disampaikan secara tulus karena kontribusi ini sangat berarti bagi kelancaran program jaring pengaman sosial di wilayah Kota Batu. Pengurus BAZNAS menyatakan bahwa kolaborasi semacam ini sangat membantu tugas pemerintah dalam memitigasi kesenjangan ekonomi yang ada di tingkat lokal saat ini. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi BAZNAS untuk terus bergerak secara dinamis dalam mengelola potensi zakat, infak, dan juga sedekah secara profesional. Lembaga ini berkomitmen untuk menjaga amanah yang diberikan dengan melakukan tata kelola yang bersih serta dapat dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan manusia. Sinergi yang harmonis ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini saja melainkan dapat terus berlanjut pada program-program pemberdayaan umat lainnya. Setiap kontribusi yang masuk akan dicatat secara digital ke dalam sistem pelaporan nasional guna sinkronisasi data kemiskinan yang lebih akurat dan terpadu. Dukungan dari institusi seperti Poltekad memberikan energi baru bagi para amil untuk bekerja lebih keras lagi dalam melayani kaum yang membutuhkan.

Langkah selanjutnya setelah prosesi penerimaan adalah melakukan klasifikasi dan verifikasi data mustahik yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah Kota Batu. BAZNAS Kota Batu menjamin bahwa seluruh zakat fitrah ini akan segera didistribusikan kepada mereka yang berhak menerima sesuai dengan syariat Islam. Target utama dari penyaluran ini adalah para fakir, miskin, dhuafa, serta masyarakat kurang mampu yang sangat membutuhkan dukungan pangan menjelang lebaran. Kecepatan distribusi menjadi prioritas utama agar manfaat dari zakat tersebut dapat segera dirasakan oleh para mustahik sebelum kumandang takbir kemenangan bergema. Tim lapangan BAZNAS telah menyiapkan peta distribusi yang komprehensif untuk memastikan tidak ada warga kurang mampu yang terlewatkan dalam program bantuan ini. Fokus utama penyaluran dilakukan di lingkungan sekitar Poltekad serta daerah-daerah kantong kemiskinan lainnya yang telah terdata dalam basis data kemiskinan daerah. Proses pendistribusian ini dilakukan dengan tetap menjaga martabat para penerima manfaat agar nilai-nilai kemanusiaan tetap dijunjung tinggi dalam setiap aksi sosial. Harapan besarnya adalah semua warga Kota Batu dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan ketersediaan pangan yang cukup dan hati yang penuh kegembiraan.

Program penyaluran zakat ini juga memiliki dimensi edukasi yang penting bagi generasi muda di lingkungan Politeknik Angkatan Darat tentang pentingnya empati. Para mahasiswa atau taruna dapat melihat secara langsung bagaimana nilai-nilai keagamaan dipraktikkan dalam bentuk nyata untuk membantu mengatasi persoalan sosial di masyarakat. Keterlibatan aktif institusi pendidikan dalam kegiatan sosial seperti ini membuktikan bahwa kecerdasan intelektual harus selalu dibarengi dengan kepekaan nurani yang tajam. Poltekad Kota Batu telah menunjukkan teladan yang sangat baik dalam mengintegrasikan tugas kedinasan dengan kewajiban spiritual yang berdampak luas bagi publik. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan pada semangat gotong royong serta kepedulian terhadap nasib sesama warga negara. Melalui zakat fitrah ini tercipta sebuah jembatan kasih sayang yang menghubungkan antara kelompok masyarakat yang berkecukupan dengan kelompok yang sedang mengalami kesulitan. Semangat berbagi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain di instansi pemerintah maupun swasta untuk melakukan langkah serupa secara lebih masif. Keberhasilan pengumpulan zakat ini merupakan buah dari koordinasi yang solid antara pengurus masjid, pimpinan instansi, serta para jamaah yang sangat bersemangat.

Kondisi ekonomi masyarakat yang fluktuatif menuntut peran aktif dari lembaga sosial untuk hadir memberikan solusi yang konkret melalui pendayagunaan dana zakat. BAZNAS Kota Batu terus berupaya melakukan inovasi dalam metode penghimpunan maupun penyaluran agar manfaat zakat dapat bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri. Penyaluran beras sebanyak 564 kilogram ini akan sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok harian bagi ratusan kepala keluarga yang sedang berjuang secara finansial. Sementara itu dana uang tunai akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan mendesak lainnya yang tidak kalah penting bagi kesejahteraan para mustahik di wilayah tersebut. Manajemen zakat yang profesional diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi peningkatan taraf hidup masyarakat kurang mampu di Kota Batu secara berkelanjutan. Kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat termasuk institusi militer merupakan strategi jitu untuk memperluas jangkauan layanan zakat hingga ke pelosok desa. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat saat Ramadan memberikan rasa tenang karena adanya kepastian bantuan bagi mereka yang sedang dilanda kekurangan materi. Semua upaya ini dilakukan semata-mata untuk meraih keberkahan hidup serta mewujudkan keadilan sosial yang merata bagi seluruh lapisan warga tanpa terkecuali.

Suasana Hari Raya Idulfitri di Kota Batu diprediksi akan semakin hangat dan bermakna dengan adanya bantuan zakat yang tersalurkan secara tepat waktu. Kebahagiaan saat merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa tidak boleh hanya dirasakan oleh sebagian orang saja melainkan harus dirasakan bersama. Penyerahan zakat dari Masjid Nurul Ilmi Poltekad menjadi salah satu pemicu utama terciptanya senyum di wajah para dhuafa yang menerima bantuan tersebut. Masyarakat penerima manfaat menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh para donatur melalui lembaga BAZNAS yang amanah ini. Spiritualitas Ramadan yang diisi dengan aksi berbagi ini menciptakan kohesi sosial yang kuat di antara seluruh warga Kota Batu yang heterogen. Dampak psikologis dari pemberian zakat ini juga sangat besar karena para mustahik merasa tidak sendirian dalam menghadapi kesulitan hidup yang melanda. Keberadaan Poltekad sebagai bagian dari masyarakat Kota Batu semakin dirasakan manfaatnya melalui aksi-aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat kecil. Perayaan Idulfitri pun menjadi momen yang sangat inklusif di mana semua orang bisa menikmati hidangan yang sama berkat zakat yang terkumpul.

Secara keseluruhan kegiatan pada hari Senin tanggal 16 Maret 2026 tersebut telah berjalan dengan sangat sukses dan memenuhi target yang diharapkan. Evaluasi akan tetap dilakukan oleh BAZNAS Kota Batu untuk meningkatkan kualitas layanan dan kemudahan dalam berzakat bagi seluruh masyarakat di masa depan. Kesuksesan penghimpunan zakat di Masjid Nurul Ilmi Poltekad menunjukkan bahwa potensi zakat di instansi kedinasan masih sangat besar untuk terus digali. Pihak Poltekad menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemerintah melalui kolaborasi aktif dengan lembaga-lembaga sosial yang memiliki kredibilitas tinggi. Catatan sejarah kebaikan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk selalu mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan tertentu. Sinergi antara TNI dan BAZNAS dalam mengelola zakat merupakan model kerjasama yang sangat ideal dalam membangun kesejahteraan bangsa dari tingkat bawah. Semoga segala amal ibadah dan harta yang dikeluarkan oleh para muzakki mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda dari Tuhan Yang Maha Esa. Demikianlah laporan mengenai kegiatan penyaluran zakat fitrah ini disusun agar dapat menjadi informasi yang bermanfaat sekaligus inspirasi bagi seluruh masyarakat luas.

17/03/2026 | Kontributor: Roy Ferdiansyah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu kembali melaksanakan kegiatan pentasharufan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Di Desa Sumberejo

BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu kembali melaksanakan kegiatan pentasharufan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Sumberejo pada Selasa, 17 Maret 2026, dengan menyasar fakir duafa, anak yatim, serta penyandang disabilitas.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Batu menyalurkan bantuan kepada puluhan mustahik sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. Penyaluran bantuan ini juga merupakan bagian dari program sosial BAZNAS yang rutin dilaksanakan di berbagai desa di Kota Batu.

Pihak BAZNAS Kota Batu berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta membantu memenuhi kebutuhan para penerima. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki yang disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

17/03/2026 | Kontributor: Roy Ferdiansyah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu kembali melaksanakan kegiatan pentasharufan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Di Desa Gunungsari

BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu kembali melaksanakan kegiatan pentasharufan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Gunungsari pada Selasa, 17 Maret 2026, dengan menyasar fakir duafa, anak yatim, serta penyandang disabilitas.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Batu menyalurkan bantuan kepada puluhan mustahik sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. Penyaluran bantuan ini juga merupakan bagian dari program sosial BAZNAS yang rutin dilaksanakan di berbagai desa di Kota Batu.

Pihak BAZNAS Kota Batu berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta membantu memenuhi kebutuhan para penerima. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki yang disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

17/03/2026 | Kontributor: Roy Ferdiansyah

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Batu dan Kejari Batu Salurkan Dana ZIS kepada Fakir Dhuafa, Anak Yatim, dan Disabilitas
BAZNAS Kota Batu dan Kejari Batu Salurkan Dana ZIS kepada Fakir Dhuafa, Anak Yatim, dan Disabilitas
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan pentasharufan tersebut dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Batu pada Jumat, 6 Maret 2026. Penyaluran dana ZIS ini diberikan kepada sejumlah penerima manfaat yang terdiri dari fakir dhuafa, anak yatim, serta penyandang disabilitas yang berasal dari wilayah Kota Batu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadan. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kota Batu dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu beserta staf. Kehadiran kedua lembaga ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kepedulian sosial dan menyalurkan amanah para muzakki kepada para mustahik secara tepat sasaran. Dalam kesempatan tersebut, pihak BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa program pentasharufan ZIS ini menjadi salah satu upaya untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Sementara itu, pihak Kejari Kota Batu menyambut baik kegiatan penyaluran bantuan tersebut dan berharap kolaborasi dengan BAZNAS dapat terus berlanjut. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para penerima serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama. Para penerima bantuan pun tampak bersyukur atas santunan yang diberikan. Mereka berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk tetap optimis menjalani kehidupan.
BERITA06/03/2026 | Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Salurkan Dana ZIS untuk Fakir Duafa, Anak Yatim, dan Disabilitas di Desa Sumbergondo
BAZNAS Kota Batu Salurkan Dana ZIS untuk Fakir Duafa, Anak Yatim, dan Disabilitas di Desa Sumbergondo
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, pada Rabu (4/3/2026). Penyaluran ini diberikan kepada fakir duafa, anak yatim, serta penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan. Kegiatan pentasharufan tersebut merupakan bagian dari program BAZNAS Kota Batu dalam membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu. Melalui penyaluran dana ZIS ini, para penerima manfaat diharapkan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya di bulan suci Ramadan. Perwakilan BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa penyaluran zakat ini juga menjadi upaya untuk memastikan dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran. BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BERITA04/03/2026 | Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Salurkan Dana ZIS bagi Fakir Duafa, Anak Yatim, dan Disabilitas di Desa Tulungrejo
BAZNAS Kota Batu Salurkan Dana ZIS bagi Fakir Duafa, Anak Yatim, dan Disabilitas di Desa Tulungrejo
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, pada Rabu (4/3/2026). Penyaluran ini menyasar para fakir duafa, anak yatim, serta penyandang disabilitas sebagai bagian dari program pentasharufan ZIS di bulan Ramadan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kota Batu dalam membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu serta memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas. Bantuan diserahkan secara langsung kepada para penerima manfaat agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya selama bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Batu berharap dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat yang luas serta memperkuat semangat kepedulian sosial. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya tepat sasaran dan mampu membantu lebih banyak mustahik di Kota Batu.
BERITA04/03/2026 | Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Salurkan ZIS Hari Kedua kepada 87 Mustahik di Desa Sumber Brantas
BAZNAS Kota Batu Salurkan ZIS Hari Kedua kepada 87 Mustahik di Desa Sumber Brantas
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu kembali melaksanakan kegiatan pentasharufan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada hari kedua di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Rabu (4/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 87 penerima manfaat yang terdiri dari mustahik, penyandang disabilitas, serta anak yatim piatu menerima bantuan. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian program pentasharufan ZIS BAZNAS Kota Batu selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam menyalurkan amanah para muzaki secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima. “Melalui program pentasharufan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para mustahik, khususnya para penyandang disabilitas dan anak yatim piatu, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya. Kegiatan penyaluran berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Para penerima manfaat tampak bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. BAZNAS Kota Batu terus berupaya meningkatkan program-program sosial kemasyarakatan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang transparan, profesional, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA04/03/2026 | Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Salurkan Santunan Ramadhan bagi Ratusan Mustahik di Balai Kota Among Tani
BAZNAS Kota Batu Salurkan Santunan Ramadhan bagi Ratusan Mustahik di Balai Kota Among Tani
BAZNAS Kota Batu Salurkan Santunan Ramadan bagi Ratusan Mustahik di Balai Kota Among Tani BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu resmi membuka rangkaian kegiatan pentasharufan (penyaluran) zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan pembukaan tersebut digelar secara khidmat di Balai Kota Among Tani, Selasa (3/3/2026). Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Wali Kota Batu, Wakil Wali Kota Batu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra). Turut hadir pula perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu dan seluruh jajaran pimpinan serta amil BAZNAS Kota Batu. Sasar Ratusan Penerima Manfaat Pada tahap awal penyaluran ini, BAZNAS Kota Batu mengundang sebanyak 304 penerima manfaat. Mereka terdiri dari berbagai kategori mustahik, antara lain fakir miskin, kaum duafa, anak yatim piatu, hingga penyandang disabilitas. Para penerima manfaat tersebut berasal dari tiga wilayah di Kota Batu, yaitu Kelurahan Songgokerto, Kelurahan Ngaglik, dan Desa Pesanggrahan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. Ketua BAZNAS Kota Batu Drs. Abu Sufyan M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program besar pentasharufan Ramadan yang akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah di Kota Batu. “Kami berkomitmen untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah dihimpun dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial,” ujarnya. Apresiasi dan Sinergi Pemerintah Daerah Dalam sambutannya, Wali Kota Batu Nurochman S.H., M.H. mengapresiasi langkah cepat BAZNAS Kota Batu dalam mendistribusikan dana umat sejak awal Ramadan. Menurutnya, percepatan penyaluran bantuan sangat penting untuk membantu masyarakat menghadapi kebutuhan yang cenderung meningkat selama bulan suci. “Sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS adalah kunci untuk memastikan kesejahteraan sosial di Kota Batu dapat dirasakan secara merata. Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban penerima, tetapi juga membawa keberkahan bagi para muzakki sebagai pembersih harta,” ungkapnya. Pemerintah Kota Batu, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS demi memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Melalui kegiatan pentasharufan ini, BAZNAS Kota Batu berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai Ramadan dapat terwujud dalam aksi nyata yang membawa manfaat luas bagi umat.
BERITA03/03/2026 | Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Gelar Rakor Strategis: Matangkan Pentasarufan ZIS dan Ketentuan Zakat Fitrah 1447 H
BAZNAS Kota Batu Gelar Rakor Strategis: Matangkan Pentasarufan ZIS dan Ketentuan Zakat Fitrah 1447 H
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) intensif guna memantapkan persiapan pentasarufan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Bertempat di Kantor BAZNAS Kota Batu, pertemuan ini melibatkan seluruh Kepala Urusan (Kaur) Kesra serta Kasi Pelayanan dari Desa dan Kelurahan se-Kota Batu pada Kamis (26/2/2026). Rapat koordinasi ini menjadi langkah krusial untuk memastikan bahwa distribusi dana umat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel menjelang bulan suci Ramadan. Poin Utama Pembahasan Dalam pertemuan tersebut, terdapat beberapa agenda strategis yang menjadi fokus utama: * Sinkronisasi Data Mustahik: Memastikan data penerima manfaat di tingkat desa dan kelurahan valid dan terintegrasi agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan. * Mekanisme Pentasarufan: Pembahasan teknis penyaluran dana ZIS agar lebih efisien dan langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan. * Sosialisasi Zakat Fitrah & Mal: Penentuan standarisasi nilai zakat fitrah tahun 2026 (1447 H) yang disesuaikan dengan harga beras terkini di wilayah Kota Batu. * Optimalisasi Peran UPZ: Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa/kelurahan untuk memfasilitasi warga dalam menunaikan kewajiban zakatnya. "Sinergi antara BAZNAS dengan perangkat desa melalui Kaur Kesra dan Kasi Pelayanan adalah kunci. Mereka adalah ujung tombak yang paling memahami kondisi riil warga di lapangan," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Kota Batu dalam sambutannya. Target Capaian Melalui rakor ini, BAZNAS Kota Batu menargetkan beberapa output nyata: | Sasaran | Target Output | | Ketepatan Sasaran | Penyaluran 100% sesuai dengan asnaf (golongan yang berhak). | | Transparansi | Pelaporan administrasi yang seragam di setiap desa/kelurahan. | | Edukasi Masyarakat | Meningkatnya kesadaran warga mengenai perbedaan dan tata cara zakat fitrah serta zakat mal. | Menyongsong Ramadan 1447 H Diskusi mengenai Zakat Fitrah menjadi sorotan utama mengingat waktunya yang semakin dekat. BAZNAS menekankan pentingnya edukasi bagi masyarakat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan di Kota Batu. Dengan koordinasi yang solid ini, diharapkan proses pengumpulan hingga penyaluran dana ZIS di Kota Batu dapat berjalan lebih tertib dan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan umat.
BERITA26/02/2026 | Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Salurkan Beasiswa SKSS: Investasi SDM Unggul untuk Masa Depan
BAZNAS Kota Batu Salurkan Beasiswa SKSS: Investasi SDM Unggul untuk Masa Depan
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Ketua BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa program SKSS bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi strategis untuk mencetak pemimpin masa depan yang mampu mengangkat derajat ekonomi keluarga. Para penerima manfaat diharapkan dapat menuntaskan studi tepat waktu dan segera berkontribusi bagi masyarakat. “Kami berharap beasiswa ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa untuk terus berinovasi. BAZNAS tidak hanya ingin memberikan kail, tapi juga memastikan para mahasiswa ini memiliki kemauan untuk menebar manfaat lebih luas setelah lulus nanti,” ujarnya dalam sambutan penyerahan bantuan di Kantor BAZNAS Kota Batu. Program SKSS ini mencakup bantuan biaya operasional pendidikan yang diharapkan dapat meringankan beban orang tua, sehingga mahasiswa bisa lebih fokus pada pengembangan hard skill maupun soft skill di bangku perkuliahan. Pesan untuk Mahasiswa: Menjadi Pencipta Lapangan Kerja (Job Creator) Lulus kuliah dengan gelar sarjana adalah pencapaian besar, namun menjadi solusi bagi pengangguran adalah prestasi yang jauh lebih mulia. Berikut adalah masukan bagi Anda, para penerima beasiswa SKSS, agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja: 1. Identifikasi Masalah Lokal sebagai Peluang Kota Batu memiliki potensi luar biasa di bidang agrowisata, UMKM, dan ekonomi kreatif. Jangan hanya melihat apa yang sudah ada, tapi lihatlah apa yang kurang. Contoh: Mengembangkan sistem pemasaran digital untuk petani apel yang kesulitan menjual hasil panennya. 2. Bangun Mentalitas Enterpreneurial Wirausaha bukan hanya soal jualan, tapi soal mentalitas. Adaptif: Cepat belajar teknologi baru (AI, otomasi, dll). Resilien: Jangan takut gagal pada percobaan pertama. Kolaboratif: Carilah rekan tim yang memiliki keahlian berbeda untuk membangun bisnis rintisan (startup). 3. Manfaatkan Jejaring (Networking) Selama kuliah, bangunlah hubungan dengan dosen, praktisi, dan sesama penerima beasiswa. Modal usaha tidak selalu berupa uang; seringkali modal utama adalah kepercayaan dan koneksi. 4. Berdayakan Komunitas Sekitar Saat Anda memulai usaha kecil, prioritaskan untuk merekrut tetangga atau warga sekitar yang membutuhkan pekerjaan. Dengan begitu, Anda telah mewujudkan esensi dari beasiswa BAZNAS: dari umat, oleh umat, dan untuk umat. Catatan Penting: Keberhasilan Anda adalah bukti nyata bahwa zakat dan infak masyarakat Kota Batu telah dikelola dengan tepat sasaran. Jadikan keberhasilan Anda sebagai cara untuk "membayar kembali" kepada masyarakat.
BERITA05/02/2026 | Roy Ferdiansyah
Perkuat Integritas dan Inovasi, BAZNAS Malang Raya Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Amil
Perkuat Integritas dan Inovasi, BAZNAS Malang Raya Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Amil
Perkuat Integritas dan Inovasi, BAZNAS Malang Raya Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Amil MALANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis dengan mengusung tema besar: "Peningkatan Kapasitas Pengelolaan SDM Amil BAZNAS Malang Raya." Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi para Amil untuk menyelaraskan langkah, tidak hanya dalam urusan administratif, tetapi juga dalam transformasi budaya kerja yang lebih profesional, akuntabel, dan humanis. 1. Transformasi Budaya Kerja: Taat Regulasi, Jaga Marwah Dalam pemaparannya, ditekankan bahwa pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) membutuhkan kombinasi kecerdasan intelektual dan kepatuhan hukum yang mutlak. Implementasi UU No. 23 Tahun 2011 dan Peraturan BAZNAS (Perbaznas) bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik. Setiap tindakan Amil yang keluar dari koridor regulasi berisiko mencederai integritas lembaga di mata masyarakat. 2. Kepemimpinan Berbasis Kaderisasi dan Digitalisasi Rakor ini menegaskan bahwa pemimpin di BAZNAS harus berfungsi sebagai compass (kompas) yang memberikan arah bagi pencapaian target penghimpunan. * Regenerasi: Pemimpin yang sukses adalah mereka yang mampu mencetak kader baru melalui investasi pengembangan staf. * Transparansi Rekrutmen: Untuk memastikan kompetensi terbaik, sistem seleksi pimpinan kini telah mengadopsi teknologi CAT (Computer Assisted Test), guna meminimalisir intervensi dan menjamin objektivitas. 3. Sentuhan Humanis dalam Manajerial Kepemimpinan di BAZNAS Malang Raya diarahkan untuk lebih inklusif. Budaya mendengar dan empati menjadi kunci. Dengan memahami kendala Amil di lapangan, diharapkan muncul loyalitas dan dedikasi tinggi yang lahir dari rasa dihargai secara personal maupun profesional. 4. Agresivitas Syiar dan Branding Media Menghadapi tantangan zaman, BAZNAS sepakat untuk lebih agresif dalam melakukan sosialisasi. Setiap program pendayagunaan—baik di sektor pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi—wajib dikemas dalam narasi berita yang kuat. Hal ini penting untuk membangun brand awareness dan menunjukkan bukti nyata penyaluran dana ZIS kepada para muzaki. Sinergi Malang Raya: Tiga Perspektif, Satu Tujuan Dalam sesi sharing, masing-masing wilayah memaparkan fokus strategis mereka: | Wilayah | Fokus Strategis | Detail Aksi | | Kota Malang | Jejaring Eksternal | Optimalisasi kemitraan exhouse (pihak luar) dan CSR swasta untuk memperluas manfaat. | | Kota Batu | Harmonisasi Regulasi | Penyelarasan SOP antarwilayah agar standar penghimpunan dan pelaporan menjadi seragam. | | Kab. Malang | Legalitas & Fikih | Sertifikasi profesi Amil dan pengkajian fikih zakat kontemporer (nisab perak) agar lebih relevan dengan ekonomi saat ini. | Rekomendasi Tindak Lanjut Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan untuk segera diimplementasikan: * Penyusunan jadwal pelatihan kepemimpinan berkala bagi staf potensial. * Pembentukan tim media khusus untuk memproduksi rilis berita mingguan. * Sinkronisasi draf SOP bersama antara Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang demi terciptanya integrasi data dan gerakan yang lebih solid. Dengan sinergi ini, BAZNAS Malang Raya optimis dapat meningkatkan kualitas pengelolaan zakat yang lebih profesional dan memberikan dampak kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA28/01/2026 | Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat Melalui Pembinaan UPZ Yayasan Nurut Taqwa Thoriq
BAZNAS Kota Batu Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat Melalui Pembinaan UPZ Yayasan Nurut Taqwa Thoriq
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu menerima kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dari pengurus Yayasan Nurut Taqwa Thoriq Kota Batu pada Rabu (28/1). Bertempat di Kantor BAZNAS Kota Batu, pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat tata kelola zakat di tingkat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) melalui pengenalan struktur baru dan pemantapan regulasi. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Yayasan Nurut Taqwa Thoriq secara resmi memperkenalkan susunan kepengurusan UPZ yang baru. Langkah ini disambut baik oleh pimpinan BAZNAS Kota Batu sebagai upaya penyegaran organisasi demi mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan yayasan. Pimpinan BAZNAS Kota Batu menegaskan bahwa UPZ merupakan garda terdepan dalam penghimpunan dana umat. Oleh karena itu, dalam pertemuan ini BAZNAS memberikan penjelasan mendalam terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dipedomani oleh setiap pengurus UPZ. Materi pembinaan meliputi tata cara administrasi yang akuntabel, teknis pengumpulan sesuai syariat, hingga mekanisme penyetoran dan pelaporan yang terintegrasi dengan sistem BAZNAS Kota Batu. "Kami sangat mengapresiasi semangat baru dari Yayasan Nurut Taqwa Thoriq. Dengan struktur yang lebih segar dan pemahaman SOP yang matang, kami berharap pengumpulan zakat dapat dilakukan secara lebih profesional dan transparan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik di Kota Batu," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Kota Batu dalam sambutannya. Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara BAZNAS dan UPZ dalam mewujudkan tata kelola zakat yang Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi teknis mengenai penguatan literasi zakat bagi jamaah dan masyarakat di bawah naungan yayasan.
BERITA28/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Optimalkan Tata Kelola Zakat, BAZNAS Kota Batu Gelar Rapat Koordinasi Penyusunan SOP 2026
Optimalkan Tata Kelola Zakat, BAZNAS Kota Batu Gelar Rapat Koordinasi Penyusunan SOP 2026
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu menggelar rapat koordinasi internal guna membahas dan memantapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) lembaga. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di wilayah Kota Batu. Memperkuat Integritas Lembaga Rapat yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf pelaksana ini fokus pada pembaruan alur kerja di berbagai bidang, mulai dari pengumpulan, pendistribusian, hingga pelaporan keuangan. Ketua BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa penyusunan SOP yang matang adalah fondasi utama agar pelayanan kepada muzakki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat) dapat berjalan lebih efektif. "Dengan SOP yang jelas, setiap personel memiliki panduan yang terukur. Ini bukan sekadar administratif, tapi bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat dan Allah SWT dalam mengelola dana umat," ujarnya. Fokus Utama Pembahasan Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin krusial yang menjadi sorotan meliputi: * Kecepatan Respons Penyaluran: Memperpendek birokrasi dalam penyaluran bantuan darurat bagi warga yang membutuhkan. * Ketepatan Sasaran: Standarisasi survei kelayakan bagi calon penerima bantuan agar bantuan tepat guna. * Digitalisasi Pelaporan: Sinkronisasi data manual ke dalam sistem digital guna memudahkan audit dan transparansi publik. * Peningkatan Layanan Muzakki: Mempermudah layanan jemput zakat dan konsultasi syariah bagi masyarakat. Menuju Pengelolaan Zakat yang Modern Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi pemerintah. BAZNAS Kota Batu berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi lembaga amil zakat yang modern dan amanah, selaras dengan visi pembangunan kesejahteraan sosial di Kota Batu. Melalui penerapan SOP yang baru, BAZNAS Kota Batu optimis target pengumpulan zakat tahun ini dapat tercapai, sehingga lebih banyak program pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial yang bisa dirasakan oleh masyarakat kurang mampu.
BERITA19/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Haru Bahagia Ibu Penjual Kerupuk di Temas, Kini Huni Rumah Layak Bersama 3 Putrinya Berkat BAZNAS Kota Batu
Haru Bahagia Ibu Penjual Kerupuk di Temas, Kini Huni Rumah Layak Bersama 3 Putrinya Berkat BAZNAS Kota Batu
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung hasil program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Rabu (15/1). Kunjungan ini menyasar kediaman Ibu Syairiyah, seorang janda yang berjuang menghidupi tiga anak perempuannya. Program bedah rumah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Batu dalam mentransformasikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi manfaat nyata bagi masyarakat rentan. Dari Dinding Rapuh Menjadi Hunian Nyaman Ibu Syairiyah, yang sehari-harinya menyambung hidup dengan berjualan kerupuk keliling, sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Atap yang bocor dan dinding yang sudah lapuk menjadi kekhawatiran utama, terutama saat musim hujan tiba. "Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya selesai secara administrasi, tapi benar-benar memberikan rasa aman bagi penghuninya. Apalagi di sini ada tiga anak perempuan yang sedang tumbuh besar, faktor keamanan dan kesehatan lingkungan rumah sangat krusial," ujar perwakilan BAZNAS Kota Batu di sela peninjauan. Transformasi Ekonomi dan Sosial Dalam kunjungan tersebut, tim BAZNAS melihat langsung perubahan signifikan pada struktur bangunan yang kini jauh lebih kokoh dan sehat. Selain aspek fisik, BAZNAS juga memberikan motivasi kepada Ibu Syairiyah agar semangat dalam menjalankan usahanya. "Alhamdulillah, sekarang kalau hujan tidak bingung lagi menaruh baskom di mana-mana. Saya bisa lebih fokus jualan kerupuk untuk biaya sekolah anak-anak," ungkap Ibu Syairiyah dengan haru. Komitmen Berkelanjutan Pihak BAZNAS Kota Batu menegaskan bahwa program Bedah RTLH ini akan terus berlanjut di kelurahan/desa lainnya di Kota Batu. Fokus utama tetap diberikan kepada kepala keluarga tunggal dan masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki tanggungan anak sekolah. Melalui peninjauan ini, BAZNAS juga mengevaluasi efektivitas pengerjaan bangunan agar standar kualitas hunian tetap terjaga bagi para mustahik (penerima zakat) di masa mendatang.
BERITA15/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Wujudkan Mimpi Hunian Layak, BAZNAS Kota Batu Tinjau Bedah Rumah Warga Giripurno
Wujudkan Mimpi Hunian Layak, BAZNAS Kota Batu Tinjau Bedah Rumah Warga Giripurno
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu melakukan kunjungan lapangan ke Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, pada Kamis (15/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi fisik rumah warga yang telah mendapatkan bantuan program bedah rumah serta memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kota Batu, H. Abu Sufyan, memimpin langsung rombongan didampingi oleh perangkat Desa Giripurno. Beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan evaluasi rutin agar dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disalurkan benar-benar merubah kondisi hunian warga dari tidak layak menjadi layak huni. Fokus pada Keamanan dan Sanitasi Dalam tinjauannya, tim BAZNAS memfokuskan pengecekan pada beberapa komponen vital bangunan, di antaranya: * Struktur Atap dan Dinding: Memastikan kekuatan bangunan dalam menghadapi cuaca ekstrem (angin kencang dan hujan deras) yang kerap melanda wilayah Giripurno. * Lantai dan Ventilasi: Peningkatan standar kesehatan dengan penggantian lantai tanah ke keramik serta sirkulasi udara yang lebih baik. * Fasilitas Sanitasi (MCK): Peninjauan ketersediaan jamban sehat guna mendukung program pengentasan stunting di Kota Batu. "Kami ingin melihat langsung senyum para penerima manfaat. Bedah rumah ini bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan, tapi upaya kita bersama untuk memuliakan mustahik agar mereka bisa beribadah dan beristirahat dengan tenang," ujar Abu Sufyan di sela-sela kunjungan. Apresiasi dari Warga dan Pemerintah Desa Pihak Desa Giripurno menyambut baik langkah proaktif BAZNAS. Salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur yang mendalam karena rumahnya yang sebelumnya sering bocor dan nyaris roboh, kini telah berdiri kokoh. Program bedah rumah BAZNAS Kota Batu ini merupakan kolaborasi sinergis antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan pemerintah daerah. Mengingat pada akhir tahun 2025 lalu beberapa wilayah di Giripurno terdampak cuaca ekstrem, kehadiran program ini menjadi angin segar bagi percepatan pemulihan ekonomi dan infrastruktur warga kurang mampu. Rencana ke Depan Hingga Januari 2026, BAZNAS Kota Batu terus memetakan rumah-rumah tidak layak huni (RTLH) lainnya di tiga kecamatan. Pihaknya mengajak masyarakat dan para dermawan untuk terus menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar lebih banyak warga Kota Batu yang bisa terbantu melalui program serupa.
BERITA15/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Turun ke Lapangan, Pimpinan BAZNAS Kota Batu Evaluasi Langsung Hasil Bedah Rumah di Desa Tulungrejo
Turun ke Lapangan, Pimpinan BAZNAS Kota Batu Evaluasi Langsung Hasil Bedah Rumah di Desa Tulungrejo
BATU – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu melakukan kunjungan lapangan ke Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, pada Rabu (14/01). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan akhir (check-up) terhadap kualitas bangunan hasil program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah rampung dikerjakan. Ketua BAZNAS Kota Batu beserta tim teknis menyisir satu per satu rumah penerima manfaat guna memastikan bahwa pengerjaan bangunan sesuai dengan standar keamanan dan kelayakan huni. Pengecekan Standar Kelayakan Dalam peninjauan tersebut, pihak BAZNAS fokus memeriksa beberapa aspek krusial, antara lain: * Struktur Bangunan: Kekokohan dinding dan rangka atap. * Sanitasi: Ketersediaan akses air bersih dan jamban yang layak. * Ventilasi dan Pencahayaan: Memastikan sirkulasi udara dan cahaya matahari masuk dengan cukup demi kesehatan penghuni. "Kami ingin memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan masyarakat benar-benar terwujud dalam bentuk hunian yang aman dan nyaman bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Kota Batu di sela-sela peninjauan. Testimoni Masyarakat: "Sekarang Tidak Was-was Lagi" Kegembiraan terpancar dari wajah para penerima manfaat di Desa Tulungrejo. Program ini dinilai memberikan dampak nyata bagi kualitas hidup warga kurang mampu. Bapak Asir , salah satu warga Desa Tulungrejo yang rumahnya baru saja selesai dibedah, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. "Dulu kalau hujan deras saya selalu takut atapnya roboh karena sudah keropos. Sekarang, alhamdulillah, saya bisa tidur nyenyak. Rumah jadi rapi, bersih, dan tidak bocor lagi. Matur nuwun sanget kepada BAZNAS Kota Batu dan para donatur," ungkapnya dengan haru. Hal senada disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat yang mengapresiasi sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Desa, dan warga dalam proses pengerjaan yang dilakukan secara gotong royong. Komitmen Berkelanjutan Program bedah rumah ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Kota Batu dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Kota Batu. Dengan selesainya pengecekan di Desa Tulungrejo, BAZNAS berharap hunian baru ini menjadi awal yang lebih baik bagi kesehatan dan produktivitas keluarga penerima manfaat. Pemerintah Desa Tulungrejo juga berharap program serupa dapat terus berlanjut, mengingat masih ada beberapa titik yang membutuhkan perhatian serupa guna mewujudkan lingkungan desa yang sehat dan sejahtera.
BERITA14/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Pastikan Kualitas Hunian Layak, BAZNAS Kota Batu Tinjau Hasil Bedah Rumah di Desa Sumberejo
Pastikan Kualitas Hunian Layak, BAZNAS Kota Batu Tinjau Hasil Bedah Rumah di Desa Sumberejo
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu melakukan kunjungan lapangan ke Desa Sumberejo pada Rabu (14/1). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung hasil akhir dari program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah selesai dilaksanakan bagi warga kurang mampu di wilayah tersebut. Ketua BAZNAS Kota Batu beserta tim didampingi oleh perangkat desa setempat mendatangi salah satu rumah penerima manfaat. Pemantauan ini dilakukan guna memastikan bahwa pengerjaan renovasi telah sesuai dengan standar kelayakan, keamanan, dan kesehatan bagi para penghuninya. Komitmen Transparansi dan Kualitas Dalam kunjungannya, BAZNAS Kota Batu menekankan bahwa program bedah rumah bukan sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga memastikan transformasi kualitas hidup mustahik (penerima zakat). "Kami ingin memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan masyarakat melalui BAZNAS benar-benar terwujud dalam bangunan yang kokoh dan layak. Hasil pantauan kami di Desa Sumberejo menunjukkan progres yang sangat baik dan rumah sudah siap ditempati dengan nyaman," ujar perwakilan BAZNAS Kota Batu. Respons Positif Warga Salah satu warga penerima manfaat di Desa Sumberejo mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Sebelumnya, kondisi rumahnya cukup memprihatinkan dengan atap yang bocor dan dinding yang sudah rapuh. Kini, hunian tersebut telah berubah menjadi rumah yang sehat dan representatif. Poin-poin utama dalam kunjungan pemantauan: * Kualitas Konstruksi: Memeriksa kekuatan struktur bangunan dan atap. * Sanitasi: Memastikan ketersediaan akses air bersih dan jamban keluarga yang layak. * Ventilasi: Mengecek kecukupan cahaya dan sirkulasi udara di dalam rumah. Pihak Desa Sumberejo juga mengapresiasi sinergi antara BAZNAS dan pemerintah desa. Mereka berharap program ini terus berkelanjutan mengingat masih adanya beberapa titik rumah di wilayah Batu yang membutuhkan bantuan serupa. Dengan tuntasnya peninjauan ini, BAZNAS Kota Batu kembali membuktikan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan melalui program perbaikan infrastruktur dasar bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA14/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Pantau Perkembangan Bantuan, BAZNAS Kota Batu Lakukan Monev Ternak Kambing di Desa Torongrejo
Pantau Perkembangan Bantuan, BAZNAS Kota Batu Lakukan Monev Ternak Kambing di Desa Torongrejo
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu terus berkomitmen memastikan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berjalan optimal. Teranyar, tim BAZNAS Kota Batu melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi (Monev) ke kelompok ternak penerima manfaat di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi fisik dan perkembangan populasi kambing yang telah disalurkan sebagai bagian dari program bantuan modal ternak. Temuan Kendala Kesehatan Ternak Dalam proses monitoring tersebut, tim menemukan beberapa kendala di lapangan. Berdasarkan aduan dari anggota kelompok ternak, terdapat sejumlah ekor kambing yang mengalami penurunan kondisi kesehatan. Keluhan utama yang disampaikan adalah adanya ternak yang sakit dan terjangkit kutu. Kondisi ini jika dibiarkan dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan ternak atau bahkan menular ke ternak lainnya dalam satu kandang. Langkah Antisipasi dan Penanganan Merespons temuan tersebut, para peternak di Desa Torongrejo bersama tim pendamping telah melakukan langkah-langkah antisipasi cepat untuk memutus rantai penyebaran penyakit, di antaranya: Pemotongan Bulu: Dilakukan secara menyeluruh pada kambing yang terjangkit kutu agar pembersihan kulit lebih maksimal. Pemberian Vaksinasi: Langkah medis diambil untuk meningkatkan imunitas ternak agar lebih tahan terhadap serangan penyakit musiman. Peningkatan Sanitasi: Edukasi kembali diberikan mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang secara berkala. Harapan BAZNAS Kota Batu Pihak BAZNAS Kota Batu mengapresiasi keterbukaan kelompok ternak dalam melaporkan kendala yang dihadapi. Monitoring ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengawasan, tetapi juga solusi bagi para mustahik agar bantuan yang diberikan dapat berkembang dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
BERITA08/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Pantau Pemberdayaan Ekonomi, BAZNAS Kota Batu Monitoring Bantuan Kambing di Desa Pesanggrahan
Pantau Pemberdayaan Ekonomi, BAZNAS Kota Batu Monitoring Bantuan Kambing di Desa Pesanggrahan
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu melakukan kunjungan lapangan dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kelompok ternak di Desa Pesanggrahan, Kota Batu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan modal produktif berupa ternak kambing berkembang dengan baik dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa program bantuan ternak ini merupakan bagian dari program Batu Makmur, yang fokus pada pendayagunaan zakat untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu (mustahik). Fokus Monitoring dan Pendampingan Dalam kunjungan tersebut, tim monitoring melakukan pengecekan langsung terhadap beberapa aspek penting, di antaranya: Kesehatan Ternak: Memastikan kambing dalam kondisi sehat dan mendapatkan pakan yang bergizi. Perkembangan Populasi: Mendata jumlah kelahiran baru (cempe) sebagai indikator keberhasilan pengembangbiakan. Kondisi Kandang: Meninjau kebersihan dan kelayakan sanitasi lingkungan kandang. "Kami tidak hanya memberikan bantuan lalu melepas begitu saja. Monitoring ini penting untuk mendengarkan kendala peternak di lapangan, seperti masalah kesehatan hewan atau ketersediaan pakan, agar kita bisa carikan solusinya bersama," ujar perwakilan BAZNAS Kota Batu di sela-sela peninjauan. Dampak bagi Masyarakat Anggota kelompok ternak di Desa Pesanggrahan menyambut baik kehadiran tim BAZNAS. Salah satu penerima manfaat mengungkapkan bahwa melalui bantuan ini, mereka kini memiliki aset produktif yang hasilnya dapat digunakan untuk membantu biaya pendidikan anak dan kebutuhan harian. Pihak BAZNAS berharap, Desa Pesanggrahan dapat menjadi pilot project desa ternak yang mandiri. Jika perkembangan ternak dinilai sukses, hasil dari pengembangbiakan tersebut rencananya akan digulirkan kepada warga lain yang membutuhkan, sehingga tercipta rantai kebaikan yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara muzakki (pemberi zakat), BAZNAS, dan pemerintah desa, program ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan di Kota Batu melalui sektor peternakan.
BERITA08/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Pastikan Program Berjalan Maksimal, BAZNAS Kota Batu Gelar Monev Ternak Kambing di Desa Oro-Oro Ombo
Pastikan Program Berjalan Maksimal, BAZNAS Kota Batu Gelar Monev Ternak Kambing di Desa Oro-Oro Ombo
BATU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu melakukan kunjungan lapangan dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap kelompok ternak penerima bantuan kambing di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan modal produktif tersebut dikelola dengan baik dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi para mustahik. Ketua BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa program bantuan ternak ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat. Dengan terjun langsung ke kandang-kandang milik warga, tim dapat melihat secara objektif perkembangan kesehatan ternak, kebersihan kandang, hingga kendala yang dihadapi peternak di lapangan. Poin Penting Hasil Monitoring: Kesehatan Ternak: Secara keseluruhan, kambing bantuan dalam kondisi sehat dan mendapatkan pakan yang cukup dari para anggota kelompok. Perkembangan Populasi: Tercatat beberapa ekor kambing sudah mulai memasuki masa produktif, dan diharapkan dalam beberapa bulan ke depan sudah ada penambahan populasi (anak kambing). Manajemen Kelompok: Kelompok ternak di Desa Oro-Oro Ombo dinilai cukup kooperatif dalam melakukan pelaporan rutin terkait perkembangan ternak kepada pendamping lapangan. "Kami tidak hanya memberikan bantuan lalu ditinggalkan. Monev ini adalah bentuk tanggung jawab kami agar amanah dari para muzakki benar-benar menjadi jembatan bagi warga untuk mandiri secara ekonomi," ujar perwakilan BAZNAS Kota Batu di sela-sela peninjauan. Harapan Kedepan Pihak Desa Oro-Oro Ombo menyambut baik kehadiran tim BAZNAS. Pemerintah desa berharap program ini dapat berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi dusun-dusun lain. Melalui sistem "gaduh" atau pengguliran, diharapkan manfaat bantuan ini tidak berhenti di satu orang saja, melainkan bisa dirasakan oleh warga lain yang membutuhkan di masa mendatang. BAZNAS Kota Batu juga berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis, termasuk koordinasi dengan dinas terkait jika diperlukan penanganan medis khusus bagi ternak, guna meminimalisir risiko kerugian bagi peternak.
BERITA07/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Update Donasi Aceh & Sumatera Dari Warga Kota Batu Tembus 89 Juta !!!
Update Donasi Aceh & Sumatera Dari Warga Kota Batu Tembus 89 Juta !!!
BATU – Kepedulian masyarakat Kota Batu terhadap sesama kembali terbukti nyata. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu, dana kemanusiaan sebesar Rp 89.331.500 berhasil dihimpun untuk membantu warga yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh dan beberapa titik di Sumatera. Dana yang terkumpul ini merupakan hasil gotong royong dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu, para pelaku usaha, hingga masyarakat umum yang menyalurkan donasinya melalui rekening kemanusiaan BAZNAS. Penyaluran Lewat Jalur Resmi Ketua BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan segera disalurkan melalui BAZNAS Republik Indonesia untuk diteruskan ke titik-titik lokasi bencana yang paling membutuhkan. Hal ini dilakukan guna memastikan bantuan tepat sasaran dan terkoordinasi secara nasional. "Kami sangat mengapresiasi kedermawanan warga Kota Batu. Angka Rp 89.331.500 ini bukan sekadar nominal, melainkan bukti kuatnya rasa persaudaraan kita terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di Aceh dan Sumatera," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Kota Batu. Transparansi dan Akuntabilitas BAZNAS Kota Batu berkomitmen untuk menjaga transparansi dalam pengelolaan dana tersebut. Setiap rupiah yang masuk dicatat secara mendalam dan dilaporkan secara berkala kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban amanah para donatur. Detail Informasi Keterangan Total Donasi Rp 89.331.500 Peruntukan Bencana Alam Aceh & Sumatera Sumber Dana Masyarakat, ASN, dan Pengusaha Kota Batu Lembaga Penyalur BAZNAS RI Menggerakkan Kemanusiaan Aksi penggalangan dana ini diharapkan dapat meringankan beban para korban, baik untuk kebutuhan logistik mendesak, layanan kesehatan, maupun pemulihan infrastruktur pascabencana. BAZNAS Kota Batu tetap membuka pintu bagi masyarakat yang ingin terus berbagi, baik untuk program kemanusiaan serupa maupun program pemberdayaan lainnya melalui zakat, infak, dan sedekah. "Semoga bantuan dari warga Kota Batu ini menjadi berkah dan dapat mempercepat proses pemulihan bagi saudara-saudara kita di sana," tutupnya. Layanan Donasi: Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program kemanusiaan lainnya, silakan datang ke Kantor BAZNAS Kota Batu atau melalui kanal digital resmi yang tersedia.
BERITA07/01/2026 | Roy Ferdiansyah
Wujud Solidaritas, BAZNAS Kota Batu Himpun Donasi Rp 77,9 Juta untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera
Wujud Solidaritas, BAZNAS Kota Batu Himpun Donasi Rp 77,9 Juta untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera
BATU – Kepedulian masyarakat Kota Batu terhadap sesama kembali terbukti nyata. Melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu, dana kemanusiaan sebesar Rp 77.981.000 berhasil dihimpun untuk membantu warga yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh dan beberapa titik di Sumatera. Dana yang terkumpul ini merupakan hasil gotong royong dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu, para pelaku usaha, hingga masyarakat umum yang menyalurkan donasinya melalui rekening kemanusiaan BAZNAS. Penyaluran Lewat Jalur Resmi Ketua BAZNAS Kota Batu menyampaikan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan segera disalurkan melalui BAZNAS Republik Indonesia untuk diteruskan ke titik-titik lokasi bencana yang paling membutuhkan. Hal ini dilakukan guna memastikan bantuan tepat sasaran dan terkoordinasi secara nasional. "Kami sangat mengapresiasi kedermawanan warga Kota Batu. Angka Rp 77.981.000 ini bukan sekadar nominal, melainkan bukti kuatnya rasa persaudaraan kita terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di Aceh dan Sumatera," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Kota Batu. Transparansi dan Akuntabilitas BAZNAS Kota Batu berkomitmen untuk menjaga transparansi dalam pengelolaan dana tersebut. Setiap rupiah yang masuk dicatat secara mendalam dan dilaporkan secara berkala kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban amanah para donatur. Detail Informasi Keterangan Total Donasi Rp 77.981.000 Peruntukan Bencana Alam Aceh & Sumatera Sumber Dana Masyarakat, ASN, dan Pengusaha Kota Batu Lembaga Penyalur BAZNAS RI Menggerakkan Kemanusiaan Aksi penggalangan dana ini diharapkan dapat meringankan beban para korban, baik untuk kebutuhan logistik mendesak, layanan kesehatan, maupun pemulihan infrastruktur pascabencana. BAZNAS Kota Batu tetap membuka pintu bagi masyarakat yang ingin terus berbagi, baik untuk program kemanusiaan serupa maupun program pemberdayaan lainnya melalui zakat, infak, dan sedekah. "Semoga bantuan dari warga Kota Batu ini menjadi berkah dan dapat mempercepat proses pemulihan bagi saudara-saudara kita di sana," tutupnya. Layanan Donasi: Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program kemanusiaan lainnya, silakan datang ke Kantor BAZNAS Kota Batu atau melalui kanal digital resmi yang tersedia.
BERITA31/12/2025 | Roy Ferdiansyah
BAZNAS Kota Batu Salurkan Bantuan Alat Bantu Dengar untuk Balita Asal Giripurno
BAZNAS Kota Batu Salurkan Bantuan Alat Bantu Dengar untuk Balita Asal Giripurno
SURABAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batu menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. Kali ini, bantuan berupa Alat Bantu Dengar (ABD) diserahkan kepada Azmya Almahyra Safitri, seorang anak dari warga Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Proses pengepasan (fitting) dan penyerahan alat bantu tersebut dilaksanakan di Hearing Vision, RS Darmo, Surabaya, guna memastikan perangkat yang diberikan sesuai dengan kebutuhan medis ananda Azmya. Wujud Kepedulian terhadap Masa Depan Anak Pemberian bantuan ini dilatarbelakangi oleh kondisi Azmya yang membutuhkan dukungan stimulasi pendengaran sejak dini agar perkembangan bicaranya tidak terhambat. Orang tua Azmya, yang merupakan warga Desa Giripurno, sebelumnya menyampaikan permohonan bantuan kepada BAZNAS Kota Batu mengingat biaya pengadaan alat bantu dengar yang cukup tinggi. Pihak BAZNAS Kota Batu menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Batu Sehat, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Kota Batu yang mengalami kendala kesehatan namun memiliki keterbatasan ekonomi. Proses Pendampingan Medis Pemilihan RS Darmo Surabaya sebagai lokasi penyerahan bukan tanpa alasan. Melalui fasilitas Hearing Vision, Azmya mendapatkan pemeriksaan komprehensif oleh tenaga ahli. Hal ini memastikan bahwa alat bantu dengar yang diberikan memiliki spesifikasi yang tepat untuk membantu pendengaran Azmya secara optimal. "Kami berharap bantuan ini dapat membuka pintu masa depan yang lebih cerah bagi Azmya. Dengan pendengaran yang lebih baik, Azmya diharapkan dapat tumbuh dan berkembang layaknya anak-anak seusianya," ujar perwakilan BAZNAS Kota Batu di sela-sela kegiatan. Orang tua Azmya pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada para muzakki (pembayar zakat) di Kota Batu yang telah menyalurkan bantuannya melalui BAZNAS, sehingga buah hati mereka bisa mendapatkan bantuan medis yang sangat dibutuhkan. Tentang BAZNAS Kota Batu: BAZNAS Kota Batu terus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung berbagai program kemanusiaan, pendidikan, dan kesehatan bagi warga yang membutuhkan di wilayah Kota Batu.
BERITA11/12/2025 | Roy Ferdiansyah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Batu.

Lihat Daftar Rekening →